Teman teman dikisahkan bahwa suatu hari seorang pemuda sedang berjalan
dilorong lorong taman.
“Subhanallah indah sekali pemandangan di sini.Sepertinya aku akan betah
berlama- lama disini,” katanya takjub.
Saat menikmati pemandangan indah dan hawa dingin, matanya tiba-tiba
tertuju pada kepompong yang tampak kesulitan mengubah diri nya menjadi
kupu-kupu.
“ Kasihan sekali kupu kupu ini” katanya iba pada kupu-kupu yang menurutnya
sedang dalam kesusahan itu.
Pemuda itu mendekati nya dan membantu kupu- kupu agar bisa cepat
keluar dari kepompongnya. Lalu pemuda itu membawa kupu – kupu itu ke rumahnya.
Ketika di rumah, ternyata..
kupu kupu kecil itu kesulitan untuk terbang. Bahkan,
tidak bias bergerak sama sekali.
Dengan penuh penyesalan pemuda itu
berkata “Oh tidak aku telah melakukan kesalahan karena membantu kupu-kupu itu keluar dari kepompongnya.
Ternyata kupu – kupu itu harus berusaha sendiri, supaya otot- otot sayap nya menjadi
kuat & bisa terbang dengan baik.”
Teman dari kisah diatas kita bisa ambil hikmahnya..
hikmahnya yaitu proses dari kepompong menjadi kupu-kupu adalah sebuah rintangan yang harus ia hadapi
supaya bias terbang dengan seimbang.
Seperti kita, pasti kita pernah kan
mendapatkan kesusahan. Nah saat kita kesusahan tetaplah semangat dan hadapi
dengan hati riang. Karena kesusahan,rintangan, dan kesulitan yang Allah berikan
untuk membuat kita menjadi orang yang lebih cerdas , kuat dan lebih baik.
Semakin kuat seseorang menghadapi ujian, maka ia akan semakin kuat mengahadapi
berbagai kesulitan dalam kehidupan.
Hadapi Hayati & Nikmati :)
Hadapi Hayati & Nikmati :)
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar